Selasa, 07 Juni 2011

do i marry (found) the person

Buat mereka yang masih single bisa mengambil pelajaran dari cerita ini dan buat yang udah nikah cerita ini bisa jadi guideline untuk meningkatkan ikatan pernikahan yang udah dijalani.
“Apakah saya menikah dengan orang yang tepat?”

Dalam sebuah seminar rumah tangga, seorang audience tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, “Bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat?”. Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya, jadi saya menjawab “Ya… tergantung. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?”. Dengan sangat serius dia balik bertanya “Bagaimana anda tahu?!”. “Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini.” Inilah jawabanya! SETIAP ikatan memiliki siklus. Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda. Telepon darinya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian sayangnya dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat, begitu menyenangkan.

Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit. Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu spontan. Tidak perlu berbuat apapun. Makanya dikatakan “jatuh” cinta! Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan “aku mabuk cinta”. Bayangkan eksprisi tersebut! Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda. Jatuh cinta itu mudah. Sesuatu yang pasif dan spontan. Tapi? Setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar.. perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan. Perlahan tapi pasti.. Telepon darinya menjadi hal yang merepotkan, belaiannya tidak selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang bersemangat bukannya jadi hal yang manis, tapi malah menambah penat yang ada..

Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu, namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda, anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya. Dan pada situasi inilah pertanyaan “Did I marry the right person?” mulai muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya…Nah Lho! Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain. Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas? Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan diluar. Berbagai macam cara, bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini.

Mengingkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas. Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya, hobinya, pertemanannya, nonton TV sampe TV-nya bosen ditonton, ataupun hal-hal yang menyolok lainnya. Tapi tau ngga?! Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar, justru jawaban ini hanya ada di dalam pernikahan itu sendiri.
Selingkuh?? Ya mungkin itu jawabannya Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh, Anda bisa! Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik. Tapi itu bersifat temporer dan setelah beberapa tahun anda akan mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda). Perselingkuhan yang dilakukan sama dengan proses berpacaran yang pernah anda lakukan dengan pasangan anda, penuh gairah. Tetapi, seandainya proses itu dilanjutkan, maka anda akan mendapati keadaan yang sama dengan pernikahan anda sekarang. Itu adalah siklus… Karena.. (pahamilah dengan seksama hal ini) .. KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT, NAMUN KUNCINYA ADALAH BAGAIMANA BELAJAR MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN DAN TERUS MENERUS..! Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan. Cinta NGGA AKAN PERNAH begitu saja terjadi! Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya. Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari.
Benar juga ungkapan “diperbudak cinta” Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi. Dan yang paling penting, cinta itu butuh sikap BIJAK. Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga berjalan dengan baik. Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini. Cinta bukanlah MISTERI Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar. Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gaya Gravitasi), dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya. Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat. Ini merupakan reaksi sebab akibat.

Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa “MEMBUAT” cinta bukan “JATUH”. Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah DECISION dan bukan cuma PERASAAN..! Jika ia sebuah cinta….. ia tidak mendengar… namun senantiasa bergetar…. jika ia sebuah cinta….. ia tidak buta.. namun senantiasa melihat dan merasa.. jika ia sebuah cinta….. ia tidak menyiksa… namun senantiasa menguji.. jika ia sebuah cinta….. ia tidak memaksa.. namun senantiasa berusaha.. jika ia sebuah cinta….. ia tidak cantik.. namun senantiasa menarik.. jika ia sebuah cinta….. ia tidak datang dengan kata-kata.. namun senantiasa menghampiri dengan hati.. jika ia sebuah cinta….. ia tidak terucap dengan kata.. namun senantiasa hadir dengan sinar mata.. jika ia sebuah cinta….. ia tidak hanya berjanji.. namun senantiasa mencoba memenangi.. jika ia sebuah cinta….. ia mungkin tidak suci.. namun senantiasa tulus.. jika ia sebuah cinta….. ia tidak hadir karena permintaan.. namun hadir karena ketentuan… jika ia sebuah cinta….. ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan… namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan..
Cintailah pasangan anda, seperti anda ingin dicintai olehnya. Setialah pada pasangan anda, seperti anda ingin mendapatkan kesetiannya…..

copas from http://maharanikristhie.blogspot.com

Cinta dan Harapan

Cinta dan Harapan

Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan

Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia
Dan pria berkata ingin menjadi matahari.
Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari,
bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga…

Wanita berkata ingin menjadi rembulan
dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari.
Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu,
tetapi pria ingin tetap jadi matahari….

Wanita berkata ingin menjadi Phoenix …
yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari,
dan pria berkata ia akan selalu menjadi matahari….

Wanita tersenyum pahit dan kecewa.
Wanita sudah berubah tiga kali…
namun pria tetap keras kepala ingin jadi matahari,
tanpa mau ikut berubah bersama wanita.
Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali
tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari….

Pria merenung sendiri dan menatap matahari
Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari
agar bunga dapat terus hidup
Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga
agar ia tumbuh, berkembang.. .
dan terus hidup sebagai bunga yang cantik.
Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh
dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga.
Ini disebut KASIH….. yaitu memberi tanpa pamrih.

Saat wanita jadi bulan,
pria tetap menjadi matahari…. .
agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi.
Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari,
tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan,
siapakah yang ingat kepada matahari ?

Matahari rela memberikan cahayanya untuk bulan
walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan…
dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaannya
sebagai pemberi cahaya
agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut….
Ini disebut dengan PENGORBANAN
menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.

Saat wanita jadi phoenix yang dapat terbang tinggi,
jauh ke langit bahkan di atas matahari…
Pria tetap selalu jadi matahari
agar phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau
dan matahari tidak akan mencegahnya

Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh,
namun matahari akan selalu menyimpan
cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk phoenix
Matahari selalu ada untuk phoenix kapan pun ia mau kembali
walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari

Tidak akan ada makhluk lain selain phoenix
yang bisa masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cintanya…. .
Ini disebut dengan KESETIAAN
walaupun ditinggal pergi dan dikhianati,
namun tetap menanti dan mau memaafkan

copas from http://maharanikristhie.blogspot.com

Senin, 06 Juni 2011

Antara IFAC dan IASC, IAS dan ISA, IFRS dan FASB

Di lingkup global, pada awalnya sebenarnya ada dua badan penyusun standar yang berkaitan dengan praktik akuntansi secara internasional. Badan-badan itu adalah The International Accounting Standards Committee (IASC) dan The International Federation of Accountant (IFAC).

Kesepakatan pembentukan IASC terjadi pada Juni 1973 di Inggris yang diwakili oleh organisasi profesi akuntansi dari sembilan negara, yaitu Australia, Canada, Prancis, Jerman Barat, Jepang, Mexico, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat. Sedangkan IFAC didirikan oleh badan profesi akuntan dari 63 negara pada bulan Oktober 1977.

IASC lebih berkonsentrasi untuk menyusun International Accounting Standards (IAS). Sedangkan IFAC lebih memfokuskan pada upaya pengembangan International Standard Audits (ISA), kode etik, kurikulum pendidikan, dan kaidah-kaidah bagi akuntan dalam berbisnis.

Pada April 2001 The International Accounting Standards Committee (IASC) berkembang menjadi The International Accounting Standards Board (IASB), yang oleh karena perkembangan ini maka International Accounting Standards (IAS) kemudian juga dikembangkan menjadi International Financial Reporting Standards (IFRS). IFRS yang pertama terbit pada Juni 2003.

IFRS sebagai sebuah kerangka dan interprestasinya yang diadopsi oleh IASB memiliki peraturan yang luas terdiri dari:

International Standard Audits (IAS) – standar yang diterbitkan sebelum 2001.
International Financial Reporting Standards (IFRS) – standar yang dikeluarkan setelah tahun 2001.
Standing Interpretations Committee (SIC) – yang diterbitkan sebelum 2001.
International Financial Reporting Issues Committee (IFRIC) – yang diterbitkan setelah tahun 2001.
Framework for the Preparation and Presentation of Financial Statements.
Konvergensi IFRS adalah salah satu kesepakatan G20 Forum, pada November 2008.

IFRS telah digunakan di banyak negara, termasuk Uni Eropa, Hong Kong, Australia, Malaysia, Pakistan, negara-negara GCC, Rusia, Afrika Selatan, Singapura, dan Turki. Sejak Agustus 2008, lebih dari 113 negara di seluruh dunia, termasuk seluruh Eropa, saat ini menggunakan IFRS sebagai standar pelaporan keuangan. Di Indonesia sendiri IFRS baru akan diadopsi secara resmi mulai tahun 2012 mendatang.

Namun, faktanya saat ini standar akuntansi yang berlaku di Amerika Serikat yang disusun oleh Financial Accounting Standards Board (FASB), masih diikuti oleh beberapa negara, baik secara langsung maupun modifikasi.

FASB sendiri kemudian menghasilkan Statement of Financial Accounting Standards (FAS), dan menggantikan peran Accounting Principles Board (APB) yang merupakan badan otoritatif yang dibangun American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) pada tahun 1959, menggantikan Committee on Accounting Procedure (CAP) yang dibangun sebelumnya pada tahun 1936 dan menerbitkan pernyataan prinsip-prinsip akuntansi sampai dengan tahun 1973, untuk kemudian digantikan oleh the Financial Accounting Standards Board (FASB).

Perkembangan Convergensi standar Akuntansi International khususnya IFRS yang dibuat oleh IASB dan FASB.
• October 2002 = FASB dan IASB sepakat untuk melakukan langkah untuk melakukan convergensi standar Akuntansi US GAAP dan IFRSs. Ditandatangani MoU yang disebut “the Norwalk Agreement” yang berisi :
1. Kedua standar menjadi compatible.
2. Melakukan koordinasi untuk terus memlihara compatibility.

Saia sendiri masih bingung dengan PSAK di Indonesia,, *belom liat si.. hehehhe
FASB n IFRS terupdade skr jg blom tau.. huhuhu
abisnya ngge-blog baca2 mlah bingung sendiri.. huhuhu #bego.com
ya,, manatw ada yg baca post ini mau berbagi ilmu dgn saya all about FASB n IFRS tuh,, monggo silahkan.. :D

Rabu, 01 Juni 2011

❝ KASIH YANG TETAP ❞

Suatu hari seorang lelaki melihat seekor kalajengking tengah berputar-putar kepayahan di air.
Terdorong oleh belas kasihan, ia mengulurkan jarinya untuk menyelamatkan binatang malang itu.
Namun, kalajengking itu malah menyengatnya. Lelaki itu tidak undur, ia tetap berusaha mengeluarkan kalajengking itu keluar dari air dengan kembali mengulurkan jarinya, meski binatang itu lagi-lagi menyengatnya.

Seorang pejalan kaki yang melihat kejadian itu mendekatinya dan memintanya mengulurkan tangannya lagi.
Namun lelaki itu berkata : Secara alamiah kalajengking akan menyengat, dan secara alamiah saya ini mengasihi.
Mengapa saya harus melepaskan naluri alamiah saya untuk mengasihi karena kalajengking itu secara alamiah menyengat saya?"

Menjadi berkat bagi dunia dan sesama dengan hidup dalam kasih, itulah panggilan setiap orang percaya.
Namun pada kenyataannya, tidak semua kasih yang kita berikan dibalas dengan kasih pula.
Karenanya kita mengenal ungkapan "Air susu dibalas dengan air tuba."
Betapa menyebalkannya jika kita mengalaminya, apalagi jika itu dilakukan oleh orang yang dekat dengan kita.

Beberapa orang menganggap pengalaman tersebut sebagai pembenaran untuk tidak lagi hidup dalam kasih.
Akan tetapi Allah justru tetap menginginkan kita untuk terus menyatakan kasih walau terkadang mendapat balasan yang menyakitkan.
Kata "kasihilah" yang di pergunakan Tuhan Yesus pada Lukas 6:27 di terjemahkan dari kata agapate yang berasal dari kata dasar agape. Agape artinya kasih yang tidak mengharapkan pamrih atau balasan, selalu bersedia mengasihi siapapun tanpa memandang respons yang akan kita terima.

Mari renungkan kembali kehidupan kita sepanjang hari ini. Tanyakanlah pada diri kita, sudahkan kasih agape itu menjadi dasar kehidupan kita?
Yakinlah bahwa akan selalu ada orang-orang yang bersikap seperti kalajengking dalam kisah di atas.
Namun demikian, kita harus terus berusaha agar kasih kita tidak di lunturkan oleh berbagai penolakan, bahkan yang paling menyakitkan sekalipun.

Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan. (Amsal 21 : 21)


TUHAN MEMBERKATI

slide show

Loading...

wibiya widget